JUMSIH, Warga Kampung Gedung Jaya dan Kampung Rawa Ragil Gotong Royong di Jalan Kabupaten.

Warga Kampung Gedung Jaya sedang berada dilokasi jalan poros kabupaten, membenahi jalan dengan menggunakan alat cangkul dan kandi. dokumentasi : gedungjaya.desa.id

 

gedungjaya.desa.id – Gotong Royong dengan tema “Jum’at Bersih” dilakukan oleh warga 2 kampung, yakni kampung Geudng Jaya dan Kampung Rawa Ragil memilih lokasi Jalan Poros Kabupaten yang terletak di antara Kampung Gedung Jaya dan Kampung Bumi Sari Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang. Jalan Poros tersebut memiliki Panjang kurang lebih 2.500 meter, memiliki lebar jalan 10 meter. (jum’at, 26/01/2017).

Kegiatan gotong-royong ini dimulai dari dua  titik, yakni titik pertigaan pasar tradisional kampung Gedung Jaya untuk warga kampung gedung jaya dan dari titik leter S sp6a untuk warga kampung Rawa Ragil. masing-masing Kampung dikomandoni langsung oleh kepala kampung.

Keberadaan jalan ini merupakan akses utama untuk keluar masuk bagi penduduk warga kampung Gedung Jaya dan kampung Rawa ragil, diamana kondisinya sangat memprihatinkan karena kurangnya perhatian dari pemerintah. Pada Tahun Anggaran 2017, Jalan tersebut oleh kepala kampung Gedung Jaya berdasarkan atas keputusan musyawarah kampung Gedung Jaya, mendapat timbunan Tanahm merah berpuru guna memperkeras jalan. namun mendapat teguran oleh pihak pemerintah kabupaten, karena alasan jalan tersebut adalah wewenang kabupaten.

 

Kepala kampung Gedung Jaya (Bp. SUYONO) sedang mencangkul tanah untuk menimbun jalan yang berlubang pada kegiatan JUMSIH (jum’at 26 Januari 2018) . dokumentasi : gedungjaya.desa.id

 

Kepala Kampung Rawa Ragil ( Darmadi, SE) sedang menimbun lubang lubang jalan dengan menggunakan alat cangkul. dokumentasi gedungjaya.desa.id

 

Namun pada hari jum’at ini terlepas dari jalan tersebut adalah wewenang siapa, karena yang menggunakan adalah mayoritas warga Gedung Jaya dan Rawa Ragil maka kepala kampung dari dua Kampung ini menggerakkan warganya untuk bergotong royong membenarkan badan jalan yang rusak parah nyaris tidak bisa dilewati agar bisa kembali bisa dilewati meskipun harus hati-hati.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan