PLN, Rubah Gaya Hidup Masyarakat

Sejumlah pekerja mengganti kabel listrik di Desa Suak Timah, Aceh Barat, Aceh, Kamis (20/4). Penggantian kabel baru tersebut dilakukan pihak PLN guna mencegah gangguan sekaligus menjamin kelancaran pasokan listrik ke beberapa kabupaten/kota di Aceh. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kye/17.

gedungjaya.desa.id – Januari 2019, kampung Gedung Jaya Kecamatan Rawa Pitu sudah teraliri arus listrik PLN, ya PLN yang sudah sekian lama dinanti-nantikan kini hadir di tengah-tengah masyarakat Kampung Gedung Jaya.

Sebelum ada PLN masyarakat Kampung Gedung Jaya mayoritas menggunakan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Disel) untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka, dengan biaya Rp 150.000,- per bulan. Biaya tersebut untuk pemakaian listrik PLTD mulai pukul 06.00 wib (sore) s/d maksimal pukul 12.30.WIB, kurang lebih 6 jam s/d 7 jam tipa harinya dengan kapasitas 1 unit tv dan 4 buah lampu, bila memasang sanyo dan kipas dikenai tarif tambahan. mahal memang.

Kemuadian semakin kesini muncul panel tenaga surya (PLTS : Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dipasaran sehingga masyarakat mulai beralih dari PLTD ke PLTS rumahan, Ini berlangsung sekitar tahun 2015 s/d 2018. karena harganya awalnya yang relatif tidak murah sehingga tidak banyak peminatnya. Kemudian di awal Tahun 2019 PLN sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“ALhamdulillah wes enek PLN” ucap seorang waraga Kampung Gedung Jaya.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan